Tampilkan postingan dengan label TEKNIK KOMPILASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEKNIK KOMPILASI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 November 2015

MODE PENGALAMATAN


Halloo J  kita berjumpa lagii … Kali ini saya akan membahas mengenai Mode Pengalamatan !!! Cekidot ….
Apa itu Mode Pengalamatan? Mode Pengalamatan merupakan dalam sebuah arsitektur set instruksi yang diberikan untuk menentukan bagaimana instruksi bahasa mesin dalam arsitektur yang mengidentifikasi operan dari setiap instruksi. Sebuah mode pengalamatan menentukan bagaimana menghitung alamat memori efektif operand dengan menggunakan informasi yang dimiliki dalam register dan / atau konstanta yang terkandung dalam instruksi mesin atau tempat lain.
Teknik Pengalamatan
1)      Immediate Addressing
2)      Direct Addressing
3)      Indirect Addressing
4)      Register addressing
5)      Register indirect addressing
6)      Displacement addressing
7)      Stack addressing

 
  
A.    Immediate Addressing (Pengalamatan Segera) merupakan pengalamatan yang paling sederhana.
Penjelasan :
·   Operand benar-benar ada dalam instruksi atau bagian dari intsruksi
·    Operand sama dengan field alamat
·    Umumnya bilangan akan disimpan dalam bentuk complement dua
·    Bit paling kiri sebagai bit tanda
·  Ketika operand dimuatkan ke dalam register data, bit tanda digeser ke kiri hingga maksimum word data
Contohnya : ADD 7 ; tambahkan 7 pada akumulator.
B.     Direct Addressing (Pengalamatan Langsung) merupakam pengalamatan yang  secara langsung.
Penjelasan :
·     Teknik ini banyak digunakan pada komputer lama dan komputer kecil
·       Hanya memerlukan sebuah referensi memori dan tidak memerlukan kalkulus khusus.
Contoh :
ADD A ; tambahkan isi pada lokasi alamat A ke akumulator.



C.  Indirect Addressing (Pengalamatan tak langsung) merupakan pengalamatan secara tak langsung.
Penjelasan :
Field alamat mengacu pada alamat word di alamat memori, yang pada gilirannya akan berisi  alamat operand yang panjang.
Contoh :
ADD (A) ; tambahkan isi memori yang ditunjuk oleh isi alamat A ke akumulator



        D. Register addressing (Pengalamatan Register)
Penjelasan :
·        Metode pengalamatan register mirip dengan mode pengalamatan langsung
·        Perbedaanya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama
·         Field yang mereferensi register memiliki panjang 3 atau 4 bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose.
Contoh :
                

E. Register indirect addressing (Pengalamatan tak-langsung register) merupakan Metode pengalamatan register tidak langsung mirip dengan mode pengalamatan tidak langsung
Penjelasan :
·    Perbedaannya adalah field alamat mengacu pada alamat register
·    Letak operand berada pada memori yang dituju oleh isi register   
·    Keuntungan dan keterbatasan pengalamatan register tidak langsung pada dasarnya                         sama dengan pengalamatan tidak langsung
·    Keterbatasan field alamat diatasi dengan pengaksesan memori yang tidak langsung                         sehingga alamat yang dapat direferensi makin banyak
·   Dalam satu siklus pengambilan dan penyimpanan, mode pengalamatan register tidak                      langsung hanya menggunakan satu referensi memori utama sehingga lebih cepat daripada                 mode pengalamatan tidak langsung
Contoh : 


F. Displacement addressing merupakan menggabungkanmkemampuan pengalamatan langsung dan pengalamatan register tidak langsung.
Penjelasan :
·      Mode ini mensyaratkan instruksi memiliki dua buah field alamat, sedikitnya sebuah field                      yang eksplisit
·      Operand berada pada alamat A ditambahkan isi register.
Contoh : Field eksplisit bernilai A dan field imlisit mengarah pada register.


G. Stack addressing merupakan Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-firs-out
Penjelasan :
·     Stack merupakan blok lokasi yang terbaik
·     Btir ditambahkan ke puncak stack sehingga setiap blok akan terisi secara parsial
·    Yang berkaitan dengan stack adalah pointer yang nilainya merupakan alamat bagian                            paling atas stack
·     Dua elemen teratas stack dapat berada di dalam register CPU, yang dalam hal ini stack                     pointer mereferensi ke elemen ketiga stack
·    Dengan demikian, referensi-referensi ke lokasi stack di dalam memori pada dasarnya                       merupakan pengalamatan register tidak langsung.






MESIN PINTAR

MESIN PENCUCI PIRING

Tahukah anda tentang mesin pencuci piring ? Mesin pencuci piring merupakan salah satu mesin pintar yang dibuat bagi yang malas mencuci …..haaa ?? malas mencuci ?
Apalagi jika sedang tidak ada pembantu. Jika jawabannya iya, maka teknologi adalah solusinya. Mesin ini sebenarnya bukanlah teknologi baru, karena sudah lama ada. Tetapi karena masyarakat Indonesia masih jarang yang menggunakan, maka bisa jadi mesin pencuci piring merupakan teknologi yang sedikit asing bagi masyarakat :D


Mesin pencuci piring mempunyai beberapa fungsi tidak hanya bisa mencuci piring, tapi juga bisa mencuci gelas, sendok, garpu, termos dan berbagai macam peralatan makan dan peralatan dapur lainnya secara otomatis. Cara kerjanya sangat sederhana, tinggal masukan saja peralatan makan dan dapur yang akan dicuci tersebut kedalam mesin dan tambahkan sabun atau cairan pencuci piring maka dengan seketika peralatan makan dan dapur yang anda cuci tersebut langsung menjadi bersih dan hasil yang didapatkan adalah sangat higenis.


Sekian dari penjelasan saya tentang mesin pencuci piring silahkan teman-teman membaca sendiri .. dadaaaaaa J sampai bertemu lagiii J ({})



Selasa, 15 September 2015

JENIS - JENIS ANALISIS



1.      Arti Proses Analisis Leksikal

Analisis Leksikal/Analisis Linier/Pembacaan Sekilas (Scanner). Dalam kaitan ini aliran karakter yang membentuk program sumber dibaca dari kiri ke kanan dan  dikelompokkan dalam apa yang disebut token yaitu barisan dari karakter yang dalam suatu kesatuan mempunyai suatu arti tersendiri..Analisis ini melakukan penerjemahan masukan menjadi bentuk yang lebih berguna untuk tahap-tahap kompilasi berikutnya. Analisis Leksikal merupakan antarmuka antara kode program sumber dan analisis sintaktik (parser). Scanner melakukan pemeriksaan karakter per karakter pada teks masukan, memecah sumber program menjadi bagian-bagian disebut Token. Analisis Leksikal mengerjakan pengelompokkan urutan-urutan karakter ke dalam komponen pokok: identifier, delimeter, simbol-simbol operator, angka, keyword, noise word, blank, komentar, dan seterusnya menghasilkan suatu Token Leksikal yang akan digunakan pada Analisis Sintaktik.

2.      Arti Proses Analisis Sintatik

Analisis Sintaktik/Analisis Hirarki/Parsing. Dalam tahap ini karakter atau token yang diperoleh pada analisis leksikal disusun dan dikelompokkan dalam suatu hirarki tertentu yang secara keseluruhan mempunyai arti tertentu..Disinilah struktur program yang lebih besar diidentifikasi (statement, deklarasi, ekspresi, dan lainnya) menggunakan token leksikal yang dihasilkan Analisis Leksikal. Analisis Sintaktik selalu bekerja bergantian dengan Analisis Semantik. Analisis Sintaktik berfungsi menghasilkan pohon sintaks program sumber yang didefinisi grammar. Simbol terminal pohon sintaks adalah token-token yang dihasilkan scanner. Sebelum akhirnya kode eksekusi benar-benar dihasilkan.

3.      Arti Proses Analisis Semantik

Analisis Semantik menghasilkan suatu kode objek yang dapat dieksekusi dalam translasi sederhana, tetapi biasanya bentuk dari kode objek yang dapat dieksekusi ini merupakan bentuk internal dari final program eksekusi, yang kemudian dimanipulasi oleh tahap optimisasi dari translator sebelum akhirnya kode eksekusi benar-benar dihasilkan..